Hikayat Dahana Di Bukit Tursina Bag10

Melalui Menteri Badan Usaha Milik Negara, Badan Pemeriksa juga meminta komisaris, direktur utama, serta direktur keuangan dan pengembangan usaha yang menjabat pada periode dilakukannya konversi MEB I dan MEB II mempertanggungjawabkan kerugian. Pada saat itu, direktur utama dijabat oleh Tanto Dirgantoro. Adapun direktur keuangan dan pengembangan usaha diemban oleh Fajar Harry Sampurno.

Fajar Harry Sampurno, yang kini menjabat Deputi Menteri BUMN Bidang Jasa Pertambangan, Industri Strategis, dan Media, membantah info ada kerugian yang ditanggung Dahana seperti yang tertulis dalam laporan hasil pemeriksaan BPK. Menurut dia, pada dasarnya Dahana akan mengeluarkan duit untuk membangun pabrik. ”Cuma dulu seharusnya dibayar oleh Suma Energi,” kata Harry saat ditemui di kantornya, dua pekan lalu.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *