Mengenal Kelainan Kaki Si Kecil

Kaki adalah penunjang tubuh untuk melaku- kan berbagai aktivitas. Mulai berjalan, jongkok, hingga berlari. Kaki seorang anak akan tumbuh dengan cepat selama tahun pertama, mencapai hampir setengah ukuran dari kaki dewasa mereka. Pada tahun pertama ini, apa yang terjadi pada kaki bisa sangat berpengaruh dalam tubuh kembang mereka.

Baca juga : kursus bahasa jepang di jakarta selatan

Kelainan kaki pada anak, awalnya bisa saja ringan dan tidak disadari, tapi seiring pertumbuhan usia dan berat badan anak, permasalahan kaki bisa berdampak pada berbagai masalah lainnya, seperti nyeri kaki, nyeri persendian, bentuk kaki tidak simetris, mudah jatuh, mudah tersandung, dan berbagai dampak lainya. Kelainan kaki sebaiknya harus diketahui sebelum si kecil berusia 2 tahun dan sebaiknya perbaikan atau koreksi dilakukan sebelum ia mencapai usia 5 tahun.

Jika anak sudah berusia di atas 7 tahun, terapinya memakan waktu lebih lama, dan pencapaian target terapi tidak maksimal karena putaran atau rotasi tulangnya makin sedikit. Berikut yang dipaparkan oleh dokter narulita dewi tentang beragam kelainan kaki yang perlu di ketahui orangtua. ¦ kaki datar (flat feet) flat feet, disebut juga pes planus atau fallen arches, mengacu pada suatu kondisi di mana lengkungan kaki rata/datar.

Terlihat pada seluruh bagian telapak kaki menempel atau hampir menempel pada tanah. Kaki datar terjadi karena elastisitas atau kemampuan kaki atau tapak kaki yang menyerupai “shock breaker” tidak ada atau molor sehingga jadi datar alias flat. Kalau sampai umur 2,5 tahun kaki masih terlihat datar, kategorinya normal. Namun kalau lewat umur 3 tahun masih rata, berarti ada kelainan yang perlu diperhatikan.

Jika tidak ditangani, penderita kaki datar umumnya mengeluh cepat lelah saat berjalan, tungkai atau tumit terasa nyeri kalau sudah cukup lama berjalan, dan pada kondisi lama yang dibiarkan, nyeri dapat merembet ke pinggang dan punggung. Untuk itu mama papa diharapkan memonitor perkembangan kaki si kecil. Pasalnya penderita kaki datar cara jalannya terlihat biasa, namun bila diperhatikan lengkung kakinya tidak ada. Penanganan lebih awal akan lebih baik.

Sumber : https://eduvita.org/

This entry was posted in Parenting. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *