Senjata Pemberantas Demam Berdarah Bag9

Rata-rata jumlah penduduknya 2.000 jiwa dengan mobilitas cukup tinggi, sehingga penularan demam berdarah bisa jadi dari tempat lain. Karena itu, menurut anggota tim peneliti EDP Bidang Komunikasi dan Penyertaan Masyarakat, Bekti Dwi Andari, sejak Agustus lalu penelitian masuk ke fase ketiga. Lokasinya diperluas ke Kota Yogyakarta. Nyamuk ber-Wolbachia disebar di tujuh perkampungan, meliputi kawasan Patangpuluhan, Wirobrajan, Pakuncen, Tegalrejo, Bener, Kricak, dan Karangwaru. Penelitiannya direncanakan sampai 2019.

Meski hasil penurunan kejadian demam berdarahnya belum terbukti, manfaatnya sudah mulai kelihatan. Kepala Dukuh Kronggahan 2, Desa Trihanggo, Kabupaten Sleman, Anton Sudadi, mengatakan daerahnya merupakan endemis demam berdarah pada 2012-2014. Dengan jumlah penduduk 2.010 jiwa, dalam satu bulan rata-rata bisa terjadi 5-10 kasus penularan demam berdarah.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *